Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label hikmah

Menggeser Cita-cita: Dari Ketokohan ke Kebermanfaatan

Sebuah tulisan dari peneliti aerospace Nepal, membawa sebuah cerita yang begitu membekas. Tulisan itu nggak panjang, tetapi cukup buat meruntuhkan cara pandang kita tentang apa yang selama ini kita anggap sebagai prioritas, tentang kelangsungan hidup, dan tentang gimana teknologi raksasa bekerja di luar jangkauan mata kita. ​Ia menulis yang secara terjemahan begini: ​"Hari itu adalah tanggal 25 April 2015, hari ketika gempa bumi bermagnitudo 7,8 mengguncang Nepal. Saya sedang meminta ayah saya untuk memeriksa pekerjaan rumah saya ketika rak-rak buku tiba-tiba bertumbangan. Sebuah vas yang jatuh mencederai tangan saudara perempuan saya. Selama berminggu-minggu, tak terhitung banyaknya warga Nepal, termasuk keluarga saya sendiri, tidur di tanah terbuka karena kami tidak lagi percaya dinding di sekeliling kami dan lantai di bawah kami. Langit terbuka yang luas adalah satu-satunya hal yang saya anggap aman. Berbaring di sana pada suatu malam, saya ingat merasakan sebuah pemikiran, ...

Benturan Budaya: Islam dan Jawa

Bismillah Beberapa malam yang lalu aku menyempatkan diri menonton atraksi wayang kulit semalam suntuk. Enggak sepenuhnya sih, di tengah-tengah aku sempat memilih tidur karena ada inappropriate content . Wayang kulit identik dengan kebudayaan Jawa tingkat tinggi karena memang bahasa yang digunakan adalah Jawa Krama . Tidak semua orang bisa bahasa itu.

Cryptocurrency: Pelajaran dari Berkumpulnya Ulama

Bismillah Dalam dunia digital, ada istilah cyber-punk , cyber-anarchism , atau istilah yang mirip dengan kedua itu. Memang keduanya memiliki definisi yang berbeda, tetapi pada intinya istilah itu merujuk pada komunitas yang menginginkan adanya kebebasan penuh dalam mengarungi samudera digital. Mereka tidak ingin adanya pembatasan dalam bertukar data atau dalam kata lain tidak ingin adanya otoritas. Beberapa konsep penting dalam komunitas itu adalah peer - to - peer  atau   disingkat menjadi p2p dan anonimitas .  Konsep p2p mengharapkan setiap pengguna komputer mampu berinteraksi langsung dengan pengguna komputer lain tanpa melalui adanya pemeriksaan dari otoritas tertentu. Tentunya, anonimitas akan menambah kebebasan dalam bertukar data tersebut.

Masalah Takdier

Bismillah Terima kasih buat salah satu temanku yang mau-maunya membuka blog ini lalu mengomentari sebagian isinya. Sebelumnya aku menuliskan kedudukan manusia di bumi . Sebagian isinya memang mengarah ke masalah takdir, tapi tujuan penulisan itu bukanlah mengarah ke sana, tetapi mengarah ke usaha-ikhtiyar. Mohon maaf sebelumnya, masalah takdir baru kutulis saat ini mengingat pembahasan takdir memang membawa masalah: minimal bingung, maksimal sesat, kata Ust. Mudzoffar. Alhamdulillah, tadi bertemu Ust. Muhammad Nur Yasin yang membahas takdir. Ada beberapa pemahaman yang baru kuterima, pemahaman yang akan memudahkan kita untuk memahami masalah takdir. Mengenai takdir Allah ada 4 hal: 1. Allah Maha Mengetahui 2. Allah mencatat 3. Allah menghendaki 4. Allah menciptakan Allah Maha Mengetahui, IlmuNya meliputi segala sesuatu, baik yang dzohir maupun batin, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi, baik maupun yang buruk. Segala sesuatunya telah Allah catat melalui QalamNya...

Ilmu Manipulasi Statistik

Bismillah Tulisan ini tidak dikarenakan kehadiran orang statistika dalam posisi yang baru saja selesai beberapa hari lalu secara de facto . Namun, tulisan ini dikarenakan terusik kembali dengan adanya diskusi yang mengabarkan tentang kondisi perekonomian di Indonesia. Beberapa tahun yang lalu, ada forum warga dari himpunan jurusanku membahas persyaratan calon ketua himpunan. Ada satu poin yang membuat forum itu bertahan hingga hampir 3 hari. Ya, hampir tiga hari membahas poin yang sama: syarat akademik.Bagi himpunan lain, syarat akademik mungkin terdengar memberatkan. Banyak mahasiswa dari himpunan lain terkejut ketika mendengar syarat akademik yang satu ini: memiliki IPK minimal 3.39. Bagi mahasiswa di kampusku sangat mungkin terkejut mendengar persyaratan ini, mengingat betapa sulitnya mendapatkan nilai 3 pada kebanyakan jurusan.

Pembuktian Anomali Air

Bismillah Air merupakan ciptaan salah satu ciptaan fenomenal yang ada di muka bumi. Seperti yang kita ketahui di bangku sekolah, air menutupi sekitar 70% permukaan bumi. Air juga menjadi 50% lebih komposisi darah *siapa yang mengatakan 2/3 manusia tersusun dari air? seingatku iklan Aqua*. Apa hal fenomenal lain dari air? Akhirnya, setelah 5 tahun berlalu, salah satu pertanyaan tentang air terjawab: apa yang dimaksud dengan anomali air? Sebenarnya pertanyaan ini sudah terjawab 5 tahun lalu. Lebih tepatnya, hari ini adalah pembuktian dengan mata kepala sendiri.

Equinox

Bismillah Bismillah 23 September adalah salah satu tanggal khusus dalam astronomi. Equinox , begitulah disebutnya. Equinox bisa dikatakan tegak lurusnya matahari menyinari bumi. Momen ini menjadi titik pergantian musim. Buat negara di daerah khatulistiwa, biasanya tanggal 22-23 September menjadi awal musim penghujan, sementara equinox selanjutnya (tanggal 20 Maret) menjadi awal musim kemarau. Entah kenapa, momennya pas sekali. Musim apa sekarang jadi nggak jelas, apakah sekarang musim penghujan atau kemarau? Buat orang yang nggak paham penanggalan musim pasti bingung. Apa gara-gara bumi sudah berubah jadi datar ya? Hehe

Sepekan Setelah Tamyiz

Bismillah Salah satu kajian dari akademi peradaban di MMI menceritakan kisah Islamisasi kebudayaan pada masa kerajaan Hindu saat itu. Perayaan pesta yang diadakan oleh orang-orang kaya nggak terima sehari-dua hari. Perayaan bisa 7 hari sampai 40 hari. Entah ya, itu ngapain aja, tapi yang jelas disana ada pertunjukan drama entah dalam bentuk wayang orang atau kulit. Drama yang ada mengisahkan cuplikan-cuplikan Mahabarata. Sunan Kalijaga memanfaatkan media itu untuk berdakwah dengan mengganti kisah-kisah yang bertentangan dengan ketauhidan, perlahan tapi pasti. Salah satunya adalah desakralisasi dewa-dewa yang awalnya sangat kuat berkuasa menjadi kalah melawan Semar.

Data yang Patut Diragukan

Bismillah Saat aku menulis bagian ini, kurasa ada yang menarik dari keilmuan. Entah benar atau tidak, karena ide ini baru melintas seketika aku membuka halaman depan blogger . Secara umum, ilmu terbagi atas tiga hal: ilmu untuk beribadah kepada Allah azza wa jalla , ilmu untuk memakmurkan dunia, dan ilmu yang tak berguna. Aku memilah ketiga jenis keilmuan ini menurut framework dari Al Baqarah ayat 30 dan Adz Dzariyat ayat 56. Yah, buka sendirilah kalau lupa.. Meskipun aku setuju dengan kalimat Conan, "Hanya ada satu kebenaran", aku masih membagi keilmuan menurut kebenaran tunggal dan kebenaran ganda. Kebenaran tunggal itu keilmuan yang digali untuk beribadah kepada Allah azza wa jalla  yang sifatnya absolut berasal dari wahyu. Sementara kebenaran ganda itu keilmuan yang digali untuk memakmurkan dunia. Kukatakan ganda karena berasal dari ra'yu (pendapat) yang bisa salah, bisa benar. Aku setuju dengan kalimat Conan karena aku menganggap memang sebenarnya kebenaran i...

Was-was (Lintasan)

Bismillah Tulisan ini lanjutan dari tulisanku sebelumnya yang berjudul Mau Move On? Sore tadi aku menyiapkan diri untuk menginap di Rumah Dakwah Indonesia buat mengejar ketertinggalanku dua pertemuan dari Nahwu Wadih. Tapi sebelum menginap di RDI, aku sempatkan untuk mengikuti kajian Sunnah di Masjid Al Amin yang diisi oleh Ust. Ma'ruf Nur Salam. Harapanku tinggi di masjid itu. Karpet tebal, ruangan dingin, penataan suara yang bagus, didukung dengan takmir yang tahu cara menggunakan peralatan suara dan shaf yang disesaki jamaah dari berbagai penjuru untuk mengikuti kajian. Memang, hari ini hujan cukup lama sehingga mengurangi jamaah yang datang, itu tak masalah. Yang mengurangi harapanku adalah aku duduk di shaf dekat pintu. Sewaktu sujud, baunya nggak karuan karena karpetnya lembab. Alhamdulillah aku membawa sarung sehingga bisa kuletakkan di tempat sujudku untuk mengurangi bau nggak karuan. Seusai shalat magrib, kajian dimulai. Aku memindahkan tempat dudukku mendekati bel...

Mau Move On?

Bismillah Pertanyaan-pertanyaan itu muncul. Apa hukumnya ini? Apa hukumnya itu? Aku bukanlah ahli hukum yang bisa menjawab seluruh permasalahan yang ada mengingat aku masih belum punya pemahaman ushul fiqh . Namun, ada hal yang menarik ketika pertanyaan itu dilanjutkan dengan, "Gimana caranya biar nggak terulang?" Itu masuk ranahnya bongkarhabit. Bongkarhabit, atau mengubah kebiasaan memang bukanlah hal yang mudah, tetapi bukan berarti nggak mungkin berubah. Pernah kujawab dengan ayat dorongan semangat dari surat Al Baqarah ayat 74 mengenai hati yang lebih keras dari batu, padahal dari batu itu bisa pecah karena air. "Harapan itu masih ada!" Namun, kurasa ayat ini nggak begitu mudah dimaknai sebagai ayat dorongan semangat.

Tema Baru Liburan

Bismillah Di antara perihnya mata plus nyeri tulang, berita duka terdengar dari jauh di sana. Aku teringat dengan sebagian kisah Pangeran Dipo Negoro versi bukan buku sekolah. Kita tahu sendiri buku sejarah di sekolah itu nggak banget. Aku nggak merasakan rasa cintaku akan negeriku sendiri bertambah setelah baca buku itu. Sejarah santri dalam mempertahankan kemerdekaan pun tak dibahas sama sekali, padahal pesantren di Indonesia tak terkira jumlahnya. Adanya, Islam sebagai pemberontak seperti DI/TII..

Kau Dengar, Lihat, Rasa, 'kan Pengaruhi Hidupmu

Bismillah وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَى عَلَيْكُمْ آَيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ “ Bagaimana mungkin (tidak mungkin) kalian menjadi kafir, sedangkan ayat-ayat Allah dibacakan kepada kalian, dan Rasul-Nyapun berada ditengah-tengah kalian? Dan barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya dia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. ” (QS. Ali ‘Imran: 101). Ayat di atas menceritakan betapa luar biasanya pribadi Rasulullah. Kehadiran beliau bak mutiara yang mampu mengubah lumpur menjadi mutiara dan nggak bisa balik kucing.

Darah Ilmu

Bismillah Setelah dua puluh lima hari aku menulis postingan sebelum ini, aku semakin tak berhasil melarikan diri. Hehe, cukup nggak enak dibaca untuk pembuka dari tulisan. Entah, itulah yang baru saja mengalir. Betapa mmm.. Wallahu a'lam. Beberapa hari setelah tulisan itu kubuat, tawaran-tawaran bahkan paksaan untuk mengikuti kegiatan dan kepanitiaan datang. Tiga hal datang sekaligus dan sebagiannya memaksa. Entah mengapa di saat yang lain menolak, aku menerima salah satunya.. Menjadi pribadi yang lebih baik, tentu harapan semua orang yang normal. Tawaran yang kuterima saat itu adalah menjadi SPV pembinaan mahasiswa Muslim ITS-PPNS yang memiliki keluarga dengan keterbatasan finansial. Aku memilihnya karena ada pembinaan di sana, titik beratnya ada pada pembinaan, bukan pada organisasi. ... Dari hari ke hari, aku semakin suntuk. Ke enam inderaku (+feeling) makin menangkap banyak hal karena banyaknya kegiatan yang kujalani, banyaknya informasi yang kuterima, banyaknya waktu ...

Percobaan Melarikan Diri

Bismillah Hari ini hari keempatku kuliah di semester lima. Rasanya agak gimana gitu, setelah libur tiga bulan. Bukan karena liburannya, tapi aku berharap ada yang beda sewaktu masuk kuliah. Memang ada yang beda. Bedanya di hari kedua aku ditunjuk jadi komting mata kuliah Studio. Ya, gimana lagi. Sebenernya bukan ini harapanku. Harapanku, ada hubungannya sama pengalamanku setahun lebih yang lalu. Ceritanya begini.. Tahun lalu, aku masih jadi komting angkatan. Di tahun yang sama, ada serangkaian kegiatan yang bahkan tumpang tindih. Pertama dari RDK 35 penuh cinta *tagline e*, kedua Salam 2014, ketiga Muqim 1. Dari sisi komting, nggak masalah se. Waktu itu temen-temen udah pada pulkam, nggak ada yang perlu diurusi kecuali sedikit. Nah, yang lain ini.. Di RDK 35 penuh cinta, acaranya bener-bener penuh cinta. Memeriahkan Ramadhan di kampus bareng temen-temen yang keagamaannya bagus. Aku bersyukur nggak jadi koor, jadinya bisa support koorku dan lebih bebas mengisi celah yang ko...

Rapat RT

Bismillah Kemarin malam, ada rapat RT di balai RT. Karena bulan ini bulan Agustus, bisa ditebak apa bahasannya. Orang tuaku tak bisa menghadiri rapat itu karena ada agenda lain. Aku datang ke rapat itu mewakili orang tuaku. Aku berangkat dari rumah kira-kira pk. 19.30. Jadwalnya sih 19.00, tapi seusai shalat isya aku lewat balai RT, karpet sudah digelar, lampu sudah dinyalakan, tapi tak ada orang. Ketika aku datang ke balai RT pun juga masih sepi. Mungkin mereka masih khusyuk shalat sunnah, semoga saja.

INTJ --> ISFJ (agak berat)

Bismillah Barangkali ada yang belum tau apa itu INTJ, apa itu ISFJ, itu cuma 2 dari 16 tipe kepribadian dari MBTI. Kalau masih bingung juga, baca dulu dari http://www.si-pedia.com/2014/03/tes-kepribadian-mbti-online-gratis-bahasa-indonesia.html --- Begini. Pertama kali aku ikut tes MBTI, kurang lebih September 2013, hasilnya menunjukkan INTJ. Memang pas sih, waktu itu aku sedang menjadi komting angkatan, dan bisa dibilang aku berlaku otoriter. Aku menganggap apa yang aku yakini adalah benar dan orang lain perlu ikut dengan keyakinanku. Padahal, angkatanku berasal dari berbagai latar dan daerah. Dari Sabang sampai Merauke bahkan ada yang dari luar negeri. Agak alay se, tepatnya dari Agam, Sumatera Barat sampai Jayapura, Papua plus Timor Leste.

Step Ahead? Write!

Bismillah Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja (Imam Syafi'i) Pagi itu kelas Fisika berlangsung. Guru yang kami senangi, Pak Choirul Anam, pertama kali mengajar kami di tahun ajaran baru. Kelas hijau, terang, dan dingin. Pertanyaan-pertanyaan pembuka dilemparkan kepada kami, hanya aku yang menjawab. Semuanya menoleh padaku.

We Are Connected!

Bismillah Resonasi adalah turut bergetarnya suatu benda yang memiliki frekuensi yang sama (bacaan di perpus sewaktu kelas 4 SD) Saat itu aku lagi santai ngobrol bersama teman. Tak ada angin berhembus, tak ada petir menyambar. Tiba-tiba aku menoleh ke ujung lorong. Di sana, ada teman dekatku, bahkan orang yang kucintai. "Inikah sefrekuensi?" pikirku. Saat itu aku berhipotesis bahwa kejadian yang seperti itu menandakan bahwa antara dirimu dengan dirinya memiliki frekuensi yang sama. Kau dekat dengannya, dia dekat denganmu. Kejadian ini kuamati berulangkali dan ternyata benar. We are connected! Nyambung Namun, ketika aku semakin waspada akan perasaanku (mungkin prasangka), aku menemukan hal menarik. Suatu kali aku menoleh ke arah yang lain, kudapati ada orang yang tak kukenali. Kejadian ini terjadi berulang kali. Kesimpulannya, hipotesisku runtuh hehe. Punya pengalaman yang sama?