Langsung ke konten utama

Step Ahead? Write!

Bismillah

Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang
Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja (Imam Syafi'i)

Pagi itu kelas Fisika berlangsung. Guru yang kami senangi, Pak Choirul Anam, pertama kali mengajar kami di tahun ajaran baru. Kelas hijau, terang, dan dingin. Pertanyaan-pertanyaan pembuka dilemparkan kepada kami, hanya aku yang menjawab. Semuanya menoleh padaku.

Wow, aku bukanlah orang yang jenius. Aku hanya melihat buku kecil bersampul emas yang berisikian catatan bridging course di pra MOS tahun lalu. Hanya itu. Aku masih ingat sekali pertanyaan itu diajukan untuk yang kedua kalinya, karena beliaulah yang mengisi bridging course mata pelajaran fisika. Dari sana, aku membuat hipotesis, "catatlah pelajaran yang kau dapat saat ini, kau akan selangkah lebih maju di masa depan".

Nulis

Benar saja. Kebiasaan mencatat ini kuteruskan saat SMA. Aku masih ingat beberapa materi mentoring karena aku sekretaris mentoring kelas saat itu. Benar saja. Kebiasaan mencatat ini kuteruskan hingga kuliah. Aku seringkali menyanggah pertanyaan-pertanyaan dari dosen ketika yang lain terdiam..

Hipotesisku semakin menguat ketika salah satu temanku yang kuanggap "rajin" membuka binderku yang berisikan catatan kuliah. Dia terkejut akan catatan-catatanku, bahkan merasa mendapatkan ilmu yang baru. Step Ahead? Write!

Cuman, yang jadi masalah sekarang adalah aku lupa dimana catatan-catanku. Aku perlu hipotesis baru, "arsipkanlah dengan rapi catatan-catatanmu, kau akan selangkah lebih maju di masa depan."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Variasi Mobil Ternyata Ada Banyak

Bismillah Ada cerita tersendiri aku menghafal mobil. Sebelum aku menghafal mobil, aku menganggap semua mobil itu mirip: beroda empat, dua di depan, dua di belakang, besar, punya penutup. Aku tidak mengidentifikasi lebih lanjut. Haha.. Pertama kali aku menyadari adanya variasi mobil adalah ketika LDKMS. Saat itu aku dan beberapa panitia berjalan-jalan di saat lengang di lapangan utara. *aku tak ingat siapa yang berbicara* ada yang bertanya, "Jazz iki wek e sopo?" temannya menjawab, "Wek e X, podo koyok wek e Bianda." Sontak aku bertanya dalam hati, "Mobilnya Bianda Jazz? Kok beda sama yang ini ya?"

Promo Spesial : Insists

Bismillah Tak perlu bercakap banyak, peradaban dari timur jauh yang sempat dimotivasikan Ust. Salim A. Fillah mulai terlihat. Kau bisa menemukannya di sana..

Konvoi Ngapain

Bismillah Kemaren lusa, aku baru saja mewujudkan sikapku dalam berorganisasi di JMMI. Mengobrol santai bareng mas Fain, setelah futsal bareng jurusan, di sekpa. Diawali dari perbincangan mencari istri yang pas, yaitu yang nggak hanya mendidik anak putrinya tapi juga anak putranya, dilanjutkan dengan perbincangan santai aktivitasku di kampus 2 tahun terakhir. Saat itulah aku meminta dinon-aktifkan dari JMMI, untuk meluruskan pikiran-pikiranku yang terpintal tak karuan, mundur selangkah untuk melompat lebih tinggi. Sekitar pukul 22.23, aku pulang mengendarai motorku melewati rute biasanya, memilih rute yang lebih asri, lebih hijau, lebih tenang. Di jalan yang satu arah itu, ada segerombolan motor dan mobil lagi konvoi melawan arus sambil membunyikan klakson. "Tiiin! Tiiin!" Aku tetap melajukan motorku 50 meter dari mobil di depanku. Ketika mobil di depanku meminggir, rombongan terlihat dan mulai melintas. Ada satu orang membawa bendera plus (+) yang berarti membawa jenazah....