Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Last Day Camp

Bismillah Alhamdulillah, kemarin sudah hari ke 50 (atau ke 41) kemp semi konsentrasi. Terima kasih kepada 300an kawan yang tak berhasil kukenal satu per satu. Terima kasih spesial buat kawan segala usia atas lika-liku kehidupan laiknya pecel tradisional, ada segar, ada pahit, ada pedas. Ada tawa, ketegangan, dan kebijaksanaan. Tak lupa segenap warga yang turut menyambut kami untuk menetap puluhan hari. Ramahnya terasa meresap hingga setiap gigitan makanan dan tegukan minuman yang terhidang secara acak sebelum matahari terbit atau sesudah matahari tenggelam. Tak ada perpisahan, yang ada hanya pertemuan yang tertunda. Biarlah jarak memisahkan kita, karena jarak diperlukan untuk menciptakan kerinduan. Semoga kita tak melupakan pengalaman bersama kita untuk pengamalan sehari-hari menuju bumi Indonesia yang lebih bermartabat.

Eksis

Bismillah Beberapa hari yang lalu aku membaca kisah seorang tawanan Nazi yang menceritakan kondisi orang-orang dalam kamp konsentrasi sebelum hingga sesudah penahanan.

Benturan Budaya: Islam dan Jawa

Bismillah Beberapa malam yang lalu aku menyempatkan diri menonton atraksi wayang kulit semalam suntuk. Enggak sepenuhnya sih, di tengah-tengah aku sempat memilih tidur karena ada inappropriate content . Wayang kulit identik dengan kebudayaan Jawa tingkat tinggi karena memang bahasa yang digunakan adalah Jawa Krama . Tidak semua orang bisa bahasa itu.

Masyarakat Buta Memimpin Dunia (4)

Bismillah Apabila bahan-bahan ilmiah dalam tulisan braille ini tidak mencukupi, mereka seperti orang-orang buta yang separuh buta yang mereka kagumi itu. Mereka diminta orang-orang lain membacakan untuk mereka... Beberapa individu dari kumpulan bermata dua yang begitu rendah rasa jati dirinya dan gila akan pengakuan golongan buta dan sanggup membuktikan pengorbanan paling tinggi. Dengan bantuan sistem perobatan tercanggi dan dari pendanaan bantuan golongan buta dan separuh buta, mereka mencungkil sendiri kedua biji mata mereka. Sebagian yang lain dan kurang berani, hanya sanggup mencungkil sebiji matanya saja. Mereka ada yang bertongkat dan ada pula yang menggunakan perbutan anjing. Justru karena mereka masih berada dalam alam gelap dan separuh gelap, mereka kerap terjatuh dan tersasar, tidak seterampil guru-guru mereka yang memang telah sehati dengan kegelapan dan separuh gelap. Seluruh golongan masyakakat buta dan separuh buta memuji keberanian mereka ini. "Inilah pahlawan...

Masyarakat Buta Memimpin Dunia (3)

Bismillah Dampak golongan berpengaruh dalam suatu masyarakat atas pandangan alam dan amal perbuatan manusia di dalam masyarakat itu amat kuat walaupun sikap itu jelas bertentangan dengan pandangan akal sehat dan betapa pun besar penderitaan lahir dan batin yang terhasil dari sikap dan perbuatan yang berpengaruh itu. Ada sebagian masyarakat insani yang membudayakan bahwa wanita cantik dan menarik itu ialah mereka yang diikat dan dikerdilkan kedua belah kakinya ( feet binding ). Wanita yang berkaki biasa dianggap bodoh dan tidak berperadapan. Ada sebagian masyarakat lain yang menganggap bahwa wanita yang cantik dan menawan adalah yang kurus, semakin kurus semakin menawan. Akibatnya pelbagai penyakit timbul, seperti anorexia nervosa dan obsesi menjaga berat badan yang bertentangan dengan kesehatan. Wanita yang tidak kurus dianggap tidak menawan. Ada juga yang menganggap lelaki yang berani dan gagah adalah mereka yang memiliki bekas goresan di pipi dan bagian-bagian tubuhnya atau yang...

Keluarga Besar

Bismillah Sejak pengajaran keluarga besar kelas 1 SD aku tak paham. Apa itu paman, apa itu bibi. Padahal aku sudah bertanya beberapa kali, dijelaskan beberapa kali dengan diagram, aku tetap tak paham. Pada saat seleksi olimpiade sains komputer tingkat kota, ada sebagian soal logika yang membahas tatanan keluarga. Aku saat itu hanya paham siapa itu ayah, ibu, anak, kakak, adik, kakek, nenek, paman, bibi, suami, istri. Ketika muncul kata sepupu dan keponakan, buyar tatanan logikaku dalam hal keluarga. Hasilnya, seluruh soal yang membahas tatanan keluarga, aku salah semua, dan tak lolos seleksi. Mengenai paman dan bibi, aku merasa terganggu dengan dua istilah ini. Paman memiliki sinonim kata om, bibi memiliki sinonim kata tante. Seringkali kita bertemu dengan orang tua teman kita, lalu kita memanggil orang tuanya dengan sebutan tante dan om. Itu melanggar logikaku. Padahal jelas-jelas dari keluarga yang berbeda, tidak punya kakek atau nenek yang sama, tetapi seringkali dipanggil tan...

Nasihat The Legend Pak Edi

Bismillah Jumat yang lalu aku melakukan shalat Jumat di Masjid An Nur yang sekarang sudah berbeda dibanding 5 tahun yang lalu. Masjid penuh kenangan itu sekarang lebih bersih, indah, dingin, dan tempat wudhunya ada di lantai 2. Tapi bukan itu yang menarik. Menariknya adalah Jumatan kali ini dihadiri The Legend Pak Edi. Guru Agama Islam paling senior yang kami ketahui itu maju menjadi khatib Jumat. Ada salah satu nasihat menarik dari ceramah beliau. Aku ubah sedikit gaya bahasanya, intinya sama.

Obrolan Bersama Orang Rantau

Bismillah Alhamdulillah, entah kenapa kemarin aku mau manas bolak-balik dari rumah - IBF - kampus - IBF - kampus. IBF adalah singkatan dari Islamic Book Fair, kegiatan (biasanya) tahunan Kota Surabaya untuk memperingati hari jadinya. Jelasnya, aku menjemput teman kampusku yang kutahu sudah hampir setahun belum balik ke kampungnya di Tanah Minang setelah kelulusan.

Kita Butuh Kopi

Bismillah Belajar memahami untuk perdamaian dunia Aku masih ingat beberapa tahun yang lalu ketika kami ditanya, apa makna dibalik kata perang? Rata-rata kami menjawab bertemunya dua golongan atau lebih dalam konflik senjata. Namun beliau tidak mengiyakan atau menihilkan jawaban kami. Beliau membalas, perang adalah jalan terakhir menyelesaikan permasalahan. Siapa yang menang, dialah yang benar. Siapa yang kalah, dialah yang salah. Tentu, kalimat ini muncul dari cara berpikir sekuler yang tidak melibatkan dunia metafisik (agama). Lalu, apa makna dibalik kata perang yang tidak sekuler? Aku tak begitu yakin, mengingat qital (perang) adalah satu dari trilogi jihad, sedangkan jihad adalah puncak dari bangunan Islam. Sementara aku, masih harus banyak mempelajari pondasi dan bangunan di bawah puncaknya. ---

Cryptocurrency: Pelajaran dari Berkumpulnya Ulama

Bismillah Dalam dunia digital, ada istilah cyber-punk , cyber-anarchism , atau istilah yang mirip dengan kedua itu. Memang keduanya memiliki definisi yang berbeda, tetapi pada intinya istilah itu merujuk pada komunitas yang menginginkan adanya kebebasan penuh dalam mengarungi samudera digital. Mereka tidak ingin adanya pembatasan dalam bertukar data atau dalam kata lain tidak ingin adanya otoritas. Beberapa konsep penting dalam komunitas itu adalah peer - to - peer  atau   disingkat menjadi p2p dan anonimitas .  Konsep p2p mengharapkan setiap pengguna komputer mampu berinteraksi langsung dengan pengguna komputer lain tanpa melalui adanya pemeriksaan dari otoritas tertentu. Tentunya, anonimitas akan menambah kebebasan dalam bertukar data tersebut.

Algoritma AFK SMA

Bismillah Perkembangan teknologi menjauhkan manusia dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Polusi cahaya mengubah bintang-bintang di langit menjadi langit merah yang begitu mengerikan ketika mendung. Padahal bintang adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang begitu menarik untuk dipandang. --- Pertama kali memasuki dunia  programming , kami menyimak penjelasan mengenai  flowchart , proses berpikir (algoritma) dalam bentuk visual. Aku masih ingat, contoh yang digunakan saat itu adalah "membuat nasi goreng". Mulai dari memanaskan wajan, menambahkan minyak goreng, menambahkan nasi, menambahkan saus, menambahkan garam, diaduk, apabila sudah berwarna merah dan terasa asin (tak hambar), selesai. Pelajaran itu sangat menginspirasiku, memudahkan algoritma, meski dalam penggunaan  programmer  sehari-hari tak selalu berbentuk bulkonah, alias bulat kotak panah. Kondisi labkom di lantai dua dengan balkon sangat tepat untuk ber- melow  ria memandang lapangan luas beratapkan...

Masalah Takdier

Bismillah Terima kasih buat salah satu temanku yang mau-maunya membuka blog ini lalu mengomentari sebagian isinya. Sebelumnya aku menuliskan kedudukan manusia di bumi . Sebagian isinya memang mengarah ke masalah takdir, tapi tujuan penulisan itu bukanlah mengarah ke sana, tetapi mengarah ke usaha-ikhtiyar. Mohon maaf sebelumnya, masalah takdir baru kutulis saat ini mengingat pembahasan takdir memang membawa masalah: minimal bingung, maksimal sesat, kata Ust. Mudzoffar. Alhamdulillah, tadi bertemu Ust. Muhammad Nur Yasin yang membahas takdir. Ada beberapa pemahaman yang baru kuterima, pemahaman yang akan memudahkan kita untuk memahami masalah takdir. Mengenai takdir Allah ada 4 hal: 1. Allah Maha Mengetahui 2. Allah mencatat 3. Allah menghendaki 4. Allah menciptakan Allah Maha Mengetahui, IlmuNya meliputi segala sesuatu, baik yang dzohir maupun batin, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi, baik maupun yang buruk. Segala sesuatunya telah Allah catat melalui QalamNya...