Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Kita Butuh Kopi

Bismillah Belajar memahami untuk perdamaian dunia Aku masih ingat beberapa tahun yang lalu ketika kami ditanya, apa makna dibalik kata perang? Rata-rata kami menjawab bertemunya dua golongan atau lebih dalam konflik senjata. Namun beliau tidak mengiyakan atau menihilkan jawaban kami. Beliau membalas, perang adalah jalan terakhir menyelesaikan permasalahan. Siapa yang menang, dialah yang benar. Siapa yang kalah, dialah yang salah. Tentu, kalimat ini muncul dari cara berpikir sekuler yang tidak melibatkan dunia metafisik (agama). Lalu, apa makna dibalik kata perang yang tidak sekuler? Aku tak begitu yakin, mengingat qital (perang) adalah satu dari trilogi jihad, sedangkan jihad adalah puncak dari bangunan Islam. Sementara aku, masih harus banyak mempelajari pondasi dan bangunan di bawah puncaknya. ---

Cryptocurrency: Pelajaran dari Berkumpulnya Ulama

Bismillah Dalam dunia digital, ada istilah cyber-punk , cyber-anarchism , atau istilah yang mirip dengan kedua itu. Memang keduanya memiliki definisi yang berbeda, tetapi pada intinya istilah itu merujuk pada komunitas yang menginginkan adanya kebebasan penuh dalam mengarungi samudera digital. Mereka tidak ingin adanya pembatasan dalam bertukar data atau dalam kata lain tidak ingin adanya otoritas. Beberapa konsep penting dalam komunitas itu adalah peer - to - peer  atau   disingkat menjadi p2p dan anonimitas .  Konsep p2p mengharapkan setiap pengguna komputer mampu berinteraksi langsung dengan pengguna komputer lain tanpa melalui adanya pemeriksaan dari otoritas tertentu. Tentunya, anonimitas akan menambah kebebasan dalam bertukar data tersebut.

Algoritma AFK SMA

Bismillah Perkembangan teknologi menjauhkan manusia dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Polusi cahaya mengubah bintang-bintang di langit menjadi langit merah yang begitu mengerikan ketika mendung. Padahal bintang adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang begitu menarik untuk dipandang. --- Pertama kali memasuki dunia  programming , kami menyimak penjelasan mengenai  flowchart , proses berpikir (algoritma) dalam bentuk visual. Aku masih ingat, contoh yang digunakan saat itu adalah "membuat nasi goreng". Mulai dari memanaskan wajan, menambahkan minyak goreng, menambahkan nasi, menambahkan saus, menambahkan garam, diaduk, apabila sudah berwarna merah dan terasa asin (tak hambar), selesai. Pelajaran itu sangat menginspirasiku, memudahkan algoritma, meski dalam penggunaan  programmer  sehari-hari tak selalu berbentuk bulkonah, alias bulat kotak panah. Kondisi labkom di lantai dua dengan balkon sangat tepat untuk ber- melow  ria memandang lapangan luas beratapkan...

Masalah Takdier

Bismillah Terima kasih buat salah satu temanku yang mau-maunya membuka blog ini lalu mengomentari sebagian isinya. Sebelumnya aku menuliskan kedudukan manusia di bumi . Sebagian isinya memang mengarah ke masalah takdir, tapi tujuan penulisan itu bukanlah mengarah ke sana, tetapi mengarah ke usaha-ikhtiyar. Mohon maaf sebelumnya, masalah takdir baru kutulis saat ini mengingat pembahasan takdir memang membawa masalah: minimal bingung, maksimal sesat, kata Ust. Mudzoffar. Alhamdulillah, tadi bertemu Ust. Muhammad Nur Yasin yang membahas takdir. Ada beberapa pemahaman yang baru kuterima, pemahaman yang akan memudahkan kita untuk memahami masalah takdir. Mengenai takdir Allah ada 4 hal: 1. Allah Maha Mengetahui 2. Allah mencatat 3. Allah menghendaki 4. Allah menciptakan Allah Maha Mengetahui, IlmuNya meliputi segala sesuatu, baik yang dzohir maupun batin, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi, baik maupun yang buruk. Segala sesuatunya telah Allah catat melalui QalamNya...