Langsung ke konten utama

Old Blog: activate!

Bismillah..

Hehe, setelah sekian lama tidak menulis blog, alhamdulillah bisa menulis lagi. Terlebih lagi dengan blog ini, yang awalnya berisikan seputar konspirasi, pemikiran bawah tanah, dan kawan-kawannya. Kurasa tulisan-tulisan seperti itu perlu lebih banyak meluangkan waktu karena harus memilah informasi mana yang terpercaya dan bagaimana cara menyampaikannya karena tulisan seperti itu cenderung lebih mudah di forward sembarangan. Terlebih lagi bakal disalahgunakan. Jadinya, kuputuskan untuk mengubah tema-tema berat itu ke tema-tema yang lebih ringan.

Mungkin, blog ini sangat ringan karena berisikan hal-hal menyangkut apa yang aku dengar, aku rasa, aku ketahui, yang mudah dicerna pembaca. Daripada tidak membuat pedang, lebih baik berlatih membuat pisau bukan? Banyak hikmah yang melintas dari setiap peristiwa. Akan disayangkan apabila ditinggalkan begitu saja.

Nama Zantetsuken perlu kuubah namanya karena cukup asing bagi telinga orang Indonesia. "Jariku Bercakap" mungkin lebih mudah dikenali. Semoga blog ini menjadi blog yang dapat diambil hikmah dari tiap percakapannya.

Hutan ramai yang kehilangan pohonnya, separuh awal malam yang sunyi.

Gambarnya gak nyambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Variasi Mobil Ternyata Ada Banyak

Bismillah Ada cerita tersendiri aku menghafal mobil. Sebelum aku menghafal mobil, aku menganggap semua mobil itu mirip: beroda empat, dua di depan, dua di belakang, besar, punya penutup. Aku tidak mengidentifikasi lebih lanjut. Haha.. Pertama kali aku menyadari adanya variasi mobil adalah ketika LDKMS. Saat itu aku dan beberapa panitia berjalan-jalan di saat lengang di lapangan utara. *aku tak ingat siapa yang berbicara* ada yang bertanya, "Jazz iki wek e sopo?" temannya menjawab, "Wek e X, podo koyok wek e Bianda." Sontak aku bertanya dalam hati, "Mobilnya Bianda Jazz? Kok beda sama yang ini ya?"

Promo Spesial : Insists

Bismillah Tak perlu bercakap banyak, peradaban dari timur jauh yang sempat dimotivasikan Ust. Salim A. Fillah mulai terlihat. Kau bisa menemukannya di sana..

Konvoi Ngapain

Bismillah Kemaren lusa, aku baru saja mewujudkan sikapku dalam berorganisasi di JMMI. Mengobrol santai bareng mas Fain, setelah futsal bareng jurusan, di sekpa. Diawali dari perbincangan mencari istri yang pas, yaitu yang nggak hanya mendidik anak putrinya tapi juga anak putranya, dilanjutkan dengan perbincangan santai aktivitasku di kampus 2 tahun terakhir. Saat itulah aku meminta dinon-aktifkan dari JMMI, untuk meluruskan pikiran-pikiranku yang terpintal tak karuan, mundur selangkah untuk melompat lebih tinggi. Sekitar pukul 22.23, aku pulang mengendarai motorku melewati rute biasanya, memilih rute yang lebih asri, lebih hijau, lebih tenang. Di jalan yang satu arah itu, ada segerombolan motor dan mobil lagi konvoi melawan arus sambil membunyikan klakson. "Tiiin! Tiiin!" Aku tetap melajukan motorku 50 meter dari mobil di depanku. Ketika mobil di depanku meminggir, rombongan terlihat dan mulai melintas. Ada satu orang membawa bendera plus (+) yang berarti membawa jenazah....